Pariwisata 1 minggu yang lalu
tim Disparekrafpora bersama Camat Tanete Rilau, Andi Jaya, SE., M.Si., turun langsung meninjau sejumlah lokasi potensial di wilayah Kecamatan Tanete Rilau.
BARRU – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Barru melalui Bidang Pariwisata terus berupaya menggali dan mengembangkan potensi pariwisata daerah. Pada Jumat (8/5/2026), tim Disparekrafpora bersama Camat Tanete Rilau, Andi Jaya, SE., M.Si., turun langsung meninjau sejumlah lokasi potensial di wilayah Kecamatan Tanete Rilau.
Fokus utama peninjauan kali ini adalah situs-situs bersejarah yang memiliki nilai kearifan lokal yang kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya berbalut edukasi.
Terdapat dua lokasi utama yang dikunjungi, yakni kompleks makam Datu We Tenri Olle di Desa Pancana serta kompleks makam Petta To Sugi’e (Petta Pallase’ Lase’e) di Desa Lalabata. Kedua situs tersebut dinilai menyimpan rekam jejak sejarah dan kekayaan budaya yang sangat prospektif untuk diangkat menjadi daya tarik wisata unggulan baru di Kabupaten Barru.
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparekrafpora Barru, Dra. Hj. Syamsural, menegaskan komitmen dinasnya dalam mengoptimalkan warisan budaya tersebut. Ia menyatakan kesiapan Disparekrafpora untuk berkolaborasi secara intensif dengan pemerintah kecamatan dan elemen masyarakat setempat.
"Kami sangat mendukung penuh upaya pengembangan wisata sejarah dan budaya di Tanete Rilau. Potensi ini sangat baik untuk diwujudkan sebagai destinasi wisata edukasi, sekaligus menjadi langkah nyata dalam upaya pelestarian sejarah dan identitas budaya daerah kita," ungkap Dra. Hj. Syamsural.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tanete Rilau, Andi Jaya, SE., M.Si., menuturkan bahwa inisiasi pengembangan kawasan ini bukan semata-mata demi mendongkrak angka kunjungan wisatawan, melainkan sebagai wadah edukasi agar warisan leluhur tetap lestari di tengah generasi muda.
“Potensi wisata sejarah dan budaya di Tanete Rilau sangat besar. Ke depannya, lokasi ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang ideal bagi para pelajar dan masyarakat luas untuk mengenal sejarah, tokoh-tokoh penting masa lampau, serta akar budaya yang ada di Kabupaten Barru,” jelas Andi Jaya.
Dari hasil pantauan bersama di lapangan, tim juga mencatat adanya kebutuhan pemeliharaan dan penataan fasilitas di sekitar kawasan. Perhatian khusus akan diberikan pada perbaikan dan penataan pagar kompleks makam. Langkah pembenahan ini dinilai penting agar kawasan bersejarah tersebut tampak lebih rapi, terawat, serta mampu memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, diharapkan potensi wisata sejarah dan budaya di Kecamatan Tanete Rilau dapat segera terwujud secara optimal, memberikan dampak positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, serta memperkaya ragam destinasi pariwisata di Kabupaten Barru.




